
Imaginasi, Target dan Rencana
[Arsip Tulisan ke Milis Jaringan]
Saya tertarik untuk menulis artikel ini setelah membaca buku tulisan Steven K Scott yang sangat menarik. Scott adalah pengusaha peringkat nomor 8 dari Fortune 500. Dan yang sangat-sangat menarik, dia mengawali tulisannya dengan kisah waktu di SMU dimana ada 2 Steven yang tidak populer di sekolah. “Steven yang mana? Steven yang suka memegang klarinet waktu pertandingan bola, atau Steven yang memegang tiang bendera?”. Steven pemegang bendera menjadi pemilik perusahaan pemasaran ATC dengan omzet puluhan juta US dollar. Sementara Steven satunya lagi, yang di SMU tidak populer, kemudian dikenal dunia sebagai Steven SPIELBERG ! (sutradara film Jurassic Park, ET, dll).
Hikmah buku itu adalah, kalau anda dulu gagal dan selalu menjadi pecundang, tidak berarti selama-lamanya anda menjadi orang yang kalah terus-menerus. Steven Scott membuktikan hal tersebut. Dan jika teman-teman sempat mengikuti pelatihan SOS 1 di Forever Young yang dahsyat, anda akan mengenal orang-orang yang GILA lain dalam sejarah. Thomas Edison, dikeluarkan dari sekolah dasar karena gurunya tidak tahan akan kebodohan Edison. Namun sekarang ribuan paten dibukukan atas nama Thomas Alva Edison, termasuk penemuan lampu listrik. Dan kalau kita baca ceritanya, perlu ribuan kali percobaan sebelum lampu listrik bisa menyala.
Selalu dan selalu, orang-orang yang dulu gagal, bisa melompat meninggalkan kubangan penderitaannya dengan suatu PERUBAHAN PIKIRAN. Saat ini anda perhatikan, pekerjaan apakah yang mendatangkan penghasilan terbanyak? Pekerjaan yang dikerjakan dengan tangan, atau dengan pikiran? Anda sudah tahu jawabannya. Dan ketika menggunakan pikiran, jangan sekali-kali batasi imajinasi anda. Imajinasi adalah suatu berkah yang sangat berharga. Penulis buku, pengarang lagu, pelukis dan semua orang seni menggali kreasi dengan membiarkan imajinasinya berkembang. Jadi sebelum anda mengubah diri untuk sukses, gunakan IMAJINASI anda terlebih dulu. Bayangkan KESUKSESAN itu anda RAIH. Lalu berikutnya, anda MENYUSUN TARGET dan melaksanakan RENCANA.
Waktu SOS 1 yang saya ikuti, pelatih menanyakan satu-persatu rencana peserta SOS. Apakah yang mereka ingini dengan terjun ke bisnis MLM? Jawabannya sangat beragam, “Saya ingin punya mobil. Saya ingin keluar negeri. Saya ingin bonus sepuluh juta sebulan. Dan lain-lain”.
Ketahuilah teman-teman, seorang filsuf pernah mengatakan bahwa, “Anda adalah APA YANG ANDA PIKIRKAN”.
Kalau anda berpikir ingin bonus 1 juta, maka itulah hasil maksimal yang akan anda dapatkan dengan bisnis MLM. Kalau anda berpikir ingin bonus motor, maka memang hanya itulah yang akan anda dapatkan.
Padahal POTENSI BISNIS MLM ITU SANGAT TIDAK TERBATAS. Setiap distributor harus memiliki dulu apa TARGET BISNIS-nya kelak ! Seorang UPLINE harus menanyakan apa target downline-nya. Dengan target inilah, kita menyusun strategi dan rencana kerja kita. Di bulan Januari dulu, pak Gatot bertanya pada saya tentang target rekrutment. Saya katakan, dalam 5 bulan saya akan mendapatkan 200 downline resmi. Pak Gatot menolak, untuk Dwi, target-nya adalah 500 downline resmi dalam 5 bulan ! Waktu itu saya terkejut. Tidak mungkin. Kata pak Gatot, MUNGKIN ! Gunakan Imajinasi. Biarkan imajinasi mencari jalan keluar untuk menutup target ini.
Dan memang ini terbukti. Dalam 3.5 bulan sudah ada 277 orang downline resmi. Dan sekarang, setelah 10 bulan, angkanya telah melewati 1950 orang! Jika kita bekerja tanpa TARGET, maka kita tidak akan punya RENCANA, dan bisnis kita hanya akan berputar-putar di tempat saja. Lalu apa target berikutnya? Pak Gatot menetapkan, setiap orang yang masuk jaringan swausaha akan mampu mendapatkan BONUS bulanan Rp. 10 Juta rupiah setelah bergabung dalam waktu 12 bulan. TEMAN-TEMAN, inilah TARGET ANDA ! Inilah TARGET KITA BERSAMA !
Banyak SND di Forever Young yang saat ini memilih pensiun dengan bonus antara Rp 25 juta hingga Rp 50 juta. Kalau mereka memang berpikir bahwa itu target mereka, mereka memang akan mendapatkan jumlah itu. Tidak akan lebih. Ketahuilah, ketika membuat TARGET, kita jangan mengukur kemampuan kita. Tapi target selalu berada di atas jangkauan kita. Dan untuk menjangkaunya, gunakan dulu IMAJINASI ! Latih kekuatan pikiran untuk mendapatkan target itu. Maka selama tidur pun alam bawah sadar kita akan mencarikan jalan keluar bagi kita untuk mencapai sasaran tersebut.
Wright bersaudara punya target GILA menciptakan pesawat terbang, dan target di atas jangkauan itu berhasil. Columbus punya target GILA menuju INDIA dari arah barat, dan ternyata mendarat di Amerika. John F Kennedy memberi target GILA kepada NASA untuk mendaratkan orang di Bulan, dan ternyata tercapai ditahun 1969.
Maka teman-teman, jangan hanya puas dengan target normal. Terimalah tantangan yang BERANI. Potensi bisnis MLM adalah tidak terbatas. Para leader di jaringan swausaha telah menerima TARGET GILA dari pak Gatot untuk mencapai bonus Rp 100 Juta/bulan dalam waktu 5 tahun dari sekarang ! Apakah anda berani menerimanya? Apakah anda tidak ingin kelak setiap bulan kita mengadakan Leader Meeting di Hotel Frantour-Suffren di dekat menara Eiffel Paris? Kalau target itu tidak ditetapkan dengan berani, maka hidup kita selamanya tidak akan pernah berubah !
Setelah TARGET ditetapkan, tulislah di atas kertas. Jadikan itu janji kita untuk mencapainya. Biarlah imajinasi kita mencari jalan untuk bisa mencapai target tersebut. Selanjutnya buatlah RENCANA. Kalau anda ingin tahun depan mencapai bonus Rp 10 juta, berapakah orang yang harus anda rekrut hingga tahun depan? (Gunakan perhitungan Multiplikasi). Lalu buatlah rencana, berapa anggota group anda minimal di bulan pertama, bulan kedua, dst. Tentukan KAPAN anda harus NM, KAPAN harus JND, dan akhirnya KAPAN harus SND. Bahkan setelah SND, tentukan kapan anda akan menerima bonus Rp 25 juta sebulan? Kapan menerima bonus Rp 50 juta sebulan? Kapan menerima Rp 100 juta sebulan? Dan kapan menerima Rp 200 juta sebulan? Tentukan sendiri TARGET anda. Anda telah paham bahwa kalau anda bekerja keras, upline pun tidak akan bisa menyamai bonus anda. Kita berada pada MLM murni yang tidak menganut piramida.
Sekarang, apa yang harus ada di benak anda?
1. Bebaskan IMAJINASI. Jangan di batasi. Anda ingin meraih apa?
2. Buat TARGET, Kapan keinginan anda harus tercapai?
3. Buat RENCANA dan JALANKAN dengan keyakinan tinggi.
Kita akan bersama-sama meniti tangga keberhasilan kita. Jangan pernah menyerah. Hidup ini berat, hanya kita lah yang bisa mengubah diri kita sendiri di masa depan.
NEVER GIVE UP.
NEVER GIVE UP.
NEVER GIVE UP.
Jangan pernah menyerah.
D w i M a l i s t y o
(Network Director)
0 komentar:
Poskan Komentar