Langsung ke konten utama

Tendang-tendangan di seleksi SMP Negeri Depok

Saat posting ini dibuat, memang sedang terjadi event FIFA World Cup 2010 di Afrika Selatan. Tapi sungguh deh, tendang-tendangan di judul posting blog ini bukan mau membicarakan mengenai FIFA. Yang ini berkisar mengenai seleksi masuk SMP Negeri Depok yang juga ada "tendang-tendangannya".

Berbeda dengan jaman daku sekolah dulu di tahun 1981, masuk ke SMP tidaklah ruwet dan mendebarkan. Jaman dulu, setelah Ebtanas sekolah yang menentukan kelulusan sekolah dasar, siswa akan mengikuti test masuk SMP dengan diberi 3 pilihan sekolah. Test-nya bisa dimana saja, yaitu ditempat (sekolah) yang ditentukan oleh dinas pendidikan.

Tapi setelah memiliki anak yang lulus SD, daku baru melihat betapa ketatnya seleksi masuk SMP saat ini. Kebetulan Hizkia sejak awal kepingin sekali masuk SMP Negeri 3 Depok yang konon dikenal sebagai tempat anak-anak pintar se Kota Depok berkumpul. Ketika UAN selesai kemarin, nilai yang didapat Hizkia adalah 28.05. Maka dipilihlah urutan 4 sekolah yang cukup baik, yaitu dipilih SMP 3, lalu SMP 1, SMP 4 dan terakhir SMP 7 Depok.

Pagi-pagi pada hari Senin 28 Juni 2010 kemarin, daku bersama Hizkia meluncur pukul 08.00 ke SMP Negeri 3 Depok untuk mendaftarkan diri. Ternyata sudah ratusan orang tua berkumpul riuh di sekolah. Bahkan ada yang sudah datang sejak pukul 06.00 pagi. Dan yang datang sepagi itu pun belum mendapatkan formulir pendaftaran pada saat ini (pukul 09.30).

Weleh, setelah berjam-jam antri berdiri, mengikuti semua prosedur pendaftaran maka data Hizkia sudah berhasil dimasukkan ke database PSB kota Depok. Namun ternyata ada syarat yang belum dipenuhi. Panitia meminta hasil UASBN asli dari sekolah yang belum kami terima.

Sepulang sampai di rumah, kami memantau posisi Hizkia pukul 14.00 di web http://psb.depok.go.id. Saat itu Hizkia ada di urutan 6. Kami periksa data dirinya, ternyata cocok semua. Di bawah ini hasilnya yang saya capture.



Posisi ke 6. Klik Gambar untuk memperbesar


Sore harinya, pukul 17.00 pada hari yang sama, urutan di web sudah berubah. Posisi Hizkia melorot ke urutan 8. Ternyata siang itu ada anak-anak yang nilainya yang nilai UAN-nya lebih tinggi mendaftarkan diri dan menggeser posisi Hizkia. Disinilah kami mulai deg-degan. Sistem ini sungguh-sungguh transparan, tidak ada yang ditutup-tutupi. Namun hati kami sebagai orangtua turut berpacu dalam kecemasan bersama anak-anak. Anak-anak yang berada di peringkat tengah, sudah tergeser jauh ke bawahnya lagi.




Posisi ke 8. Klik Gambar untuk memperbesar


Esok harinya, Selasa 29 Juni 2010 pukul 14.00, posisi sudah berubah lagi. Beberapa anak sudah ditendang keluar dari SMP Negeri 3 dan masuk ke pilihan 2 bahkan pilihan 3. Urutan Hizkia digeser lagi ke bawah ke urutan 14. Pada sore hari, PSB Kota Depok sudah mengeluarkan nilai Passing Grade. Dan nilai Passing Grade, yaitu nilai minimal yang diterima oleh SMP Negeri 3 Depok adalah 26.1




Posisi ke 14. Klik Gambar untuk memperbesar


Hingga hari Rabu 30 Juni 2010, sudah puluhan (mungkin ratusan) anak-anak yang kemarin sama-sama mendaftar di SMP Negeri 3 Depok ditendang keluar. Saya merasa sistem ini sangat tragis. Kasihan mereka yang tidak diterima. Tapi kelebihannya adalah sistem ini sangat transparan. Setengah di kelas pendaftaran kemarin nilainya adalah 25 koma sekian. Tapi mereka saat ini sudah terlempar dari SMP Negeri 3. Bahkan nilai Passing Grade sudah naik lagi. Nilai terendah yang diterima saat ini adalah 26.15. Ini saya upload hasil hari Rabu.




Passing Grade SMP di Depok. Klik Gambar untuk memperbesar


Hizkia anak saya sangat gembira bisa diterima di SMP Negeri 3 Depok. Tinggal beberapa hari lagi pendaftaran akan berakhir. Posisi Hizkia bisa naik atau turun, tapi tidak akan banyak. Tendang-tendangan sudah berakhir. Terima kasih untuk sistem pendaftaran ini. Ini merupakan pengalaman menarik bagi kami.

UPDATE :

Setelah Jumat 2 Juli pukul 18.00, proses PSB sudah final. Hasil akhirnya adalah Hizkia menduduki urutan 26 di SMP Negeri 3 Depok.





Dan nilai Passing Grade SMPN 3 Depok adalah 26.45


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mas Dwi, kemarin download video Ariel-Luna Maya ya ??

Kemarin siang, HP saya berbunyi. Ada tulisan penelponnya, "Kang Mas Yonatan". Weleh, ini telepon dari Surabaya. Dari mas Yonatan. "Halo mas Dwi !". Suara ceria-nya kangmas Yonatan terdengar jelas di telepon. "Mas, barusan download video-nya Ariel Peterpan ya ?". Sejenak saya bengong. Perasaan saya sama sekali tidak tertarik untuk tahu soal video porno artis-artis itu. Membaca saja ogah, apalagi ikutan mencari dan bahkan sampai mendownload segala. "Ariel Peterpan ?. Aku gak suka download porno-porno mas. ". Langsung mas Yonatan ngakak di telepon. "Bercanda kok, mas Dwi. Tapi saya melihat aktivitas mas Dwi di internet. Mas membookmark situs-situs Wordpress.com dan masuk ke corong.com. Apa betul ?". Jantung saya berdebar. Kok dia bisa tahu ya ?. "Bener mas Yo. Kok bisa tahu gitu sih ?". Pembicaraan berlanjut. Ternyata pagi ini mas Yonatan login ke Yahoo Mail-nya. Dan disana dia melihat ada info Update dari teman-temannya. P

Pengalaman Memakai jasa ListriQu di PLN Mobile.

Ada pengalaman mengesankan memakai jasa ListriQu di aplikasi PLN Mobile. Senin siang tanggal 11 Oktober 2021 tiba-tiba salah satu MCB listrik di rumah muncul percikan api, dan sebagian rumah menjadi padam. Ini penampakan MCB di rumahku, yang nomor 3 dari kiri sudah gosong di bagian bawahnya. Di saat itu sambil bengong memikirkan bagaimana memperbaiki masalah ini, tiba-tiba teringat ada sahabat yang kebetulan menjadi petinggi PLN saat ini. Aku hubungi temanku ini lewat whatsapp, menanyakan apakah di PLN ada jasa untuk memperbaiki listrik korslet seperti ini ?. Temanku menjawab bahwa di PLN ada kok jasa untuk seperti ini. Coba download aplikasi PLN mobile, dan masuk menu ListriQu katanya. Setelah aku download, memang ada menu ListriQu disana. Langsung saja aku masukkan pengaduan, dan dalam 5 menit ada petugas bernama pak Arifin menghubungi lewat chatting whatsapp. Minta aku share lokasi di whatsapp, dan katanya akan segera meluncur. Ini penampakan di aplikasi ListriQu PLN M

Mengunjungi UI Open Day - Sabtu 27 Februari 2016

Sabtu pagi ini, aku dan sekeluarga sejak pukul 09.30 meluncur ke UI Depok untuk mengunjungi acara UI Open Day. Tujuannya tentu saja untuk memotivasi si kakak dalam menentukan jurusan kuliah yang akan ditekuninya tahun depan. Acaranya sangat ramai, dan dilangsungkan di Balairung UI. Hanya berputar-putar sebentar disana, lalu aku mengajak keluarga untuk tour sendiri ke Fakultas Teknik dan Fakultas MIPA. Anakku tidak ikutan tour bersama di Balairung. Aku saja yang jadi guide-nya. Secara d aku pernah kuliah di FTUI  7 tahun hehehe. Masak enggak hapal sih sama peta UI ?. Muter aja se ndiri sama keluarga. Di Teknik, sempat mencicipi nasi Tongseng Sapi di Kantin. Dan sebentar melepas kangen duduk di bangku di jurusan Elektro. Ini adalah foto si kakak ketika melihat pameran di Jurusan Kimia FMIPA UI. Katanya dia ingin masuk Teknik Kimia atau Kimia UI. Semoga tercapai cita-citamu, nak... Suasana UI Open Day di Balairung (dari web FIK UI) :